Nama : Muhammad Shefa Diaz Putra
NIM : 15250937
Kelas : 15.3A.38
RESUME PERANGKAT JARINGAN
1. Repeater
Repeater adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menerima, memperkuat, dan mengirimkan kembali sinyal jaringan agar dapat menjangkau jarak yang lebih jauh. Repeater biasanya digunakan ketika sinyal jaringan mulai melemah karena jarak kabel atau media transmisi yang terlalu panjang.
Fungsi Repeater
- Memperkuat kembali sinyal jaringan yang melemah.
- Memperluas jangkauan jaringan.
- Membantu menjaga kualitas sinyal agar tetap dapat diterima oleh perangkat tujuan.
- Menghubungkan perangkat yang memiliki jarak cukup jauh.
Cara Kerja
Repeater menerima sinyal dari perangkat atau jaringan sebelumnya. Ketika sinyal tersebut melemah akibat jarak, repeater akan menguatkan atau meregenerasi sinyal tersebut, kemudian meneruskannya kembali menuju perangkat berikutnya.
Kelebihan
- Dapat memperluas jangkauan jaringan.
- Penggunaannya relatif sederhana.
- Dapat membantu mengatasi masalah sinyal yang lemah.
Kekurangan
- Tidak dapat mengatur atau menyaring lalu lintas data seperti router.
- Jika digunakan terlalu banyak, dapat memengaruhi kinerja jaringan.
- Hanya memperkuat atau meregenerasi sinyal, bukan mengubah fungsi jaringan.
Contoh penggunaan: Repeater Wi-Fi yang dipasang di rumah untuk memperluas jangkauan Wi-Fi ke ruangan yang jauh dari router.
2. Bridge
Bridge adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih segmen jaringan agar dapat saling berkomunikasi. Bridge bekerja dengan melihat MAC Address dari perangkat yang terhubung.
Fungsi Bridge
- Menghubungkan dua segmen jaringan yang berbeda.
- Meneruskan data hanya ke segmen jaringan yang membutuhkan.
- Mengurangi lalu lintas data yang tidak diperlukan.
- Membantu membagi jaringan menjadi beberapa segmen.
Cara Kerja
Bridge memeriksa alamat MAC yang terdapat pada frame data. Berdasarkan MAC Address tersebut, bridge menentukan apakah data perlu diteruskan ke segmen jaringan lainnya atau tidak.
Misalnya, jika komputer A mengirim data ke komputer B yang masih berada dalam segmen yang sama, bridge tidak perlu meneruskan data tersebut ke segmen lain. Namun, jika komputer B berada di segmen berbeda, bridge akan meneruskan data tersebut.
Kelebihan
- Dapat mengurangi lalu lintas jaringan yang tidak diperlukan.
- Bekerja berdasarkan MAC Address.
- Dapat membantu meningkatkan efisiensi jaringan.
- Memungkinkan beberapa segmen jaringan untuk saling terhubung.
Kekurangan
- Tidak dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan protokol jaringan yang berbeda secara bebas.
- Kemampuan bridge lebih terbatas dibandingkan router.
- Dapat mengalami masalah seperti broadcast storm jika jaringan tidak dirancang dengan baik.
Contoh penggunaan: Bridge dapat digunakan untuk menghubungkan dua segmen LAN yang berada di ruangan atau area berbeda.
3. Network Interface Card (NIC)
Network Interface Card (NIC) atau kartu antarmuka jaringan adalah perangkat keras yang digunakan agar komputer atau perangkat dapat terhubung dan berkomunikasi dengan jaringan.
NIC dapat berupa perangkat yang sudah terpasang langsung pada motherboard maupun perangkat tambahan yang dipasang melalui slot tertentu. Saat ini, banyak komputer dan laptop sudah memiliki NIC yang terintegrasi.
Fungsi NIC
- Menghubungkan komputer dengan jaringan.
- Mengirim dan menerima data melalui jaringan.
- Menyediakan identitas perangkat berupa MAC Address.
- Mengubah data dari komputer menjadi sinyal yang dapat dikirim melalui media jaringan dan sebaliknya.
Jenis NIC
Secara umum NIC dapat dibedakan menjadi:
1. Wired NIC
NIC yang menggunakan kabel jaringan, seperti kabel Ethernet atau UTP.
2. Wireless NIC
NIC yang menggunakan jaringan nirkabel atau Wi-Fi untuk berkomunikasi dengan perangkat jaringan.
Cara Kerja
Ketika komputer mengirim data melalui jaringan, NIC akan mengubah data tersebut menjadi bentuk sinyal yang dapat dikirim melalui media jaringan. Sebaliknya, ketika menerima data, NIC akan menerima sinyal tersebut dan mengubahnya kembali menjadi data yang dapat diproses oleh komputer.
Kelebihan
- Memungkinkan perangkat terhubung ke jaringan.
- Mendukung komunikasi dan pertukaran data.
- Memiliki MAC Address sebagai identitas perangkat pada jaringan.
- Tersedia dalam versi kabel maupun nirkabel.
Kekurangan
- NIC dapat mengalami kerusakan sehingga perangkat tidak dapat terhubung ke jaringan.
- NIC kabel membutuhkan koneksi fisik menggunakan kabel.
- NIC wireless dapat dipengaruhi oleh jarak dan gangguan sinyal.
Contoh penggunaan: Port Ethernet pada komputer dan adaptor Wi-Fi pada laptop merupakan contoh NIC.
Kesimpulan
Repeater, Bridge, dan NIC memiliki fungsi yang berbeda tetapi sama-sama berperan dalam jaringan komputer.
Perangkat |
| Cara Kerja |
|---|---|---|
| Repeater | Memperluas jangkauan sinyal | Menerima dan mengirimkan kembali sinyal |
| Bridge | Menghubungkan segmen jaringan | Meneruskan frame berdasarkan MAC Address |
| NIC | Menghubungkan perangkat ke jaringan | Mengirim dan menerima data melalui media jaringan |



Komentar
Posting Komentar