Hari ini saya tiba di kantor pada pukul 07.24 pagi, tepat waktu dan siap untuk memulai hari kerja. Pukul 07.50, saya melakukan briefing pagi bersama Mas Ridwan. Briefing ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran dan pekerjaan yang sudah dilakukan sebelumnya. Dalam sesi ini, kami berdiskusi tentang progres dan kesulitan yang dihadapi. Briefing ini memberikan saya motivasi dan arahan yang jelas untuk menjalani aktivitas hari ini.
Setelah briefing, saya menuju lantai atas dan mulai mempersiapkan diri untuk pembelajaran dan tugas yang sudah direncanakan. Saya memulai dengan pelajaran Bahasa Inggris, melanjutkan ke bagian 3 dalam Unit 5. Memperdalam pemahaman Bahasa Inggris tidak hanya bermanfaat dalam komunikasi sehari-hari, tetapi juga dalam memahami dokumentasi dan literatur internasional yang sering kali digunakan dalam pekerjaan teknologi.
Usai sesi Bahasa Inggris, saya melanjutkan pembelajaran tentang Jenkins di platform KodeKloud. Pada hari ini, materi yang saya pelajari mencakup “Jenkins Setup and Interfaces” serta “Jenkins Plugins”.
Pada bagian “Jenkins Setup and Interfaces”, saya mempelajari dasar-dasar Jenkins sebagai alat otomatisasi open-source yang banyak digunakan dalam proses Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD). Alat ini membantu pengembang mengotomatiskan proses pembangunan, pengujian, dan penerapan aplikasi mereka dengan lebih efisien dan konsisten. Dalam materi ini, dijelaskan langkah-langkah untuk menginstal Jenkins di berbagai lingkungan, seperti di server lokal, mesin virtual, atau dalam container seperti Docker. Setelah instalasi, saya juga belajar cara mengonfigurasi Jenkins dan memahami antarmukanya.
Antarmuka Jenkins terdiri dari beberapa bagian utama, seperti Dashboard, Build Queue, dan Build Executor. Dashboard adalah tempat utama untuk mengelola semua proyek dan tugas yang sudah dibuat. Build Queue menampilkan proyek yang sedang dalam antrian untuk diproses, sementara Build Executor memperlihatkan status eksekusi setiap build. Saya juga mempelajari cara mengatur konfigurasi setiap tugas atau "job" untuk menentukan tahapan seperti kompilasi, pengujian, dan deployment.
Selain itu, materi “Jenkins Plugins” juga memberikan wawasan baru. Plugin adalah fitur yang sangat diandalkan dalam Jenkins karena memungkinkan pengguna menambahkan fungsionalitas baru tanpa mengubah inti Jenkins. Dengan ribuan plugin yang tersedia, Jenkins menjadi alat yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan CI/CD. Beberapa jenis plugin yang dipelajari mencakup SCM (Source Control Management) untuk menghubungkan Jenkins ke repository code seperti Git dan SVN, Build Tools seperti Maven dan Gradle, plugin notifikasi seperti Slack dan email, plugin pengujian dan analisis kode seperti JUnit dan SonarQube, serta plugin untuk deployment seperti Docker dan Kubernetes. Saya juga mempelajari cara menginstal plugin melalui Jenkins Plugin Manager serta pentingnya memperbarui dan mengelola plugin agar Jenkins berjalan optimal dan kompatibel dengan versi terbaru.
Tidak berhenti di situ, saya melanjutkan tugas yang diberikan Mas Ridwan, yaitu melakukan pengecekan SSL.
Setelah sesi istirahat, saya kembali fokus pada pembelajaran Jenkins, kali ini menggunakan sumber dari YouTube, yaitu dari channel Programmer Zaman Now. Channel ini sangat mendukung proses belajar DevOps saya karena materi yang disajikan cukup lengkap dan dikemas dengan cara yang mudah dipahami. Tidak hanya tentang Jenkins, channel ini juga menyediakan banyak materi DevOps lainnya yang sangat relevan.
Selain Jenkins, saya juga memperdalam pemahaman tentang Git menggunakan channel yang sama. Penguasaan Git adalah salah satu keterampilan penting dalam pengembangan software modern, terutama untuk pengelolaan versi dan kolaborasi tim.
Sebagai tambahan, saya membaca beberapa artikel blog yang bermanfaat dari situs seperti vavai.com, imanudin.com, dan Disway. Blog-blog ini memberikan banyak wawasan baru dan pengalaman nyata dari para praktisi di bidang teknologi, yang sangat relevan dengan pekerjaan dan pembelajaran saya saat ini.
Secara keseluruhan, hari ini penuh dengan aktivitas yang mendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan DevOps saya.
Komentar
Posting Komentar