Langsung ke konten utama

Day 22 : instalasi RHEL serta mengasah kemampuan bahasa Inggris

Pagi ini, saya berangkat ke kantor bersama Irfan dan tiba pukul 07.21. Sebelum memulai briefing dengan Pak Ridwan, saya sempat menyicil pelajaran di Duolingo. Briefing kali ini membahas pembelajaran Red Hat dan tim perlengkapan. Setelah briefing, saya menuju ke lantai 2, melanjutkan belajar Duolingo, serta membaca blog yang sempat saya cicil sebelumnya. Di tengah kegiatan ini, Pak Bos memanggil para anak PKL, serta Mas Tyo dan Mas Zaidan, ke ruang meeting. Pak Bos memberikan motivasi agar tidak mudah menyerah dan menekankan pentingnya menyiapkan SOP atau panduan sebelum praktik. Beliau juga menyarankan kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah setelah lulus SMK, karena hanya mengandalkan ijazah SMK akan sulit mendapatkan pekerjaan, bahkan untuk lulusan sarjana pun saat ini cukup menantang. Pak Bos juga merekomendasikan untuk belajar bahasa Inggris melalui YouTube, dengan cara mendengarkan. Beliau memberikan saran manajemen waktu belajar, yaitu 10 menit setelah subuh, 10 menit setelah tiba di kantor, dan 10 menit sebelum pulang, dengan mendengarkan materi dari YouTube.

Setelah pertemuan tersebut, saya langsung melanjutkan belajar RHCSA di Udemy. Saat ini, saya sudah sampai di Section 5, yang memiliki durasi video tidak terlalu lama dan jumlah video yang tidak banyak, sehingga saya bisa menyelesaikannya sebelum jam istirahat. Saat istirahat, saya memakan bekal sambil scrolling TikTok, kemudian melaksanakan shalat zuhur. Setelah istirahat, saya mencoba menginstall RHEL. Saya sempat membuat kesalahan dengan menginstall sistem GUI terlebih dahulu, namun akhirnya saya menginstall ulang dan kali ini menginstall versi servernya. Sayangnya, setelah instalasi server, saya menghadapi masalah ketika mencoba melakukan yum update. Setelah itu, saya kembali melanjutkan belajar Duolingo dan berhasil menyelesaikan Unit 7. Kemudian, saya melanjutkan belajar bahasa Inggris melalui YouTube, di mana saya menemukan penjelasan yang sangat detail. Ternyata di channel ini juga ada kuis yang langsung saya kerjakan.

Secara keseluruhan, hari ini penuh dengan pembelajaran dan tantangan yang berharga. Mulai dari mengasah kemampuan bahasa Inggris hingga memperdalam pengetahuan teknis tentang Red Hat, semua kegiatan ini menjadi bagian dari upaya saya untuk terus berkembang. Meski ada beberapa hambatan, seperti kesalahan instalasi RHEL, pengalaman ini justru memberikan pelajaran penting. Saya semakin termotivasi untuk terus belajar, baik dari pengalaman di lapangan maupun dari saran dan arahan yang diberikan oleh para mentor di Excellent. Semoga esok hari bisa menjadi kesempatan untuk lebih meningkatkan kemampuan dan mencapai target yang sudah saya tetapkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Day 109 : Akhir dari Perjalanan PKL: Terima Kasih untuk PT Excellent

Hari ini adalah hari terakhir saya menjalani PKL di PT Excellent. Momen ini menjadi penutup dari perjalanan yang luar biasa penuh pembelajaran, pengalaman, dan kenangan yang tak terlupakan. Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar PT Excellent atas kesempatan, bimbingan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya selama saya melaksanakan PKL di sini. Selama PKL, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah saya pelajari. Dari segi teknis, saya belajar banyak tentang teknologi seperti Zimbra, bahasa pemrograman Golang, hingga DevOps hal-hal yang awalnya terasa asing, kini menjadi ilmu yang berharga dan menjadi ilmu baru bagi saya. Namun, pembelajaran saya di PT Excellent tidak hanya terbatas pada aspek teknis. Saya juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, profesionalisme, serta bagaimana pentingnya kolaborasi dalam lingkungan kerja. Terima kasih kepada Mas Ridwan, yang selalu membimbing saya dengan sab...

Day 35 : jalan-jalan bersama excellent

 Hari ini terasa sangat istimewa, dan jauh berbeda dari hari-hari biasanya selama PKL di PT Excellent. Ini adalah pengalaman pertama saya diajak jalan-jalan oleh perusahaan tempat saya magang, dalam rangka merayakan ulang tahun PT Excellent sekaligus melakukan sesi brainstorming tim.  Pagi itu, saya memulai hari dengan penuh semangat. Saya berangkat ke kantor menggunakan Gojek, menikmati perjalanan sambil membayangkan serunya hari yang akan dilalui. Setibanya di kantor, saya langsung bergabung dengan tim dan mulai memeriksa perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya. Tugas saya adalah memastikan semua barang yang diperlukan tidak ada yang tertinggal, mulai dari alat-alat untuk acara hingga barang-barang pribadi tim. Saya sangat teliti kali ini, karena tidak ingin ada kesalahan di hari spesial ini. Setelah semuanya siap, sebelum berangkat, kami sempatkan untuk mengambil foto bersama seluruh tim. Rasanya hangat sekali, seperti menjadi bagian dari keluarga besar PT Excellent. P...

Day 82 : Membuat image dengan bahasa pemrograman golang

Hari ini, saya melanjutkan perjalanan belajar Docker dengan memanfaatkan Visual Studio Code (VSCode), editor favorit saya. Fokus utama saya adalah memahami cara membuat Docker image menggunakan alur kerja yang terintegrasi dengan VSCode. Proses ini tidak hanya efisien tetapi juga menyenangkan karena VSCode memiliki ekosistem yang kaya, termasuk berbagai ekstensi pendukung yang mempermudah pekerjaan. Mengapa Menggunakan VSCode untuk Docker? VSCode menyediakan lingkungan pengembangan yang lengkap dengan berbagai fitur, seperti: Docker Extension : Mempermudah pengelolaan image, container, dan jaringan Docker langsung dari editor. Terminal Terintegrasi : Menjalankan perintah Docker langsung dari VSCode tanpa perlu beralih aplikasi. Debugging Tools : Membantu melacak masalah aplikasi yang berjalan di dalam container, terutama bagi pengembang Golang. Dengan semua keunggulan ini, VSCode menjadi alat yang sangat mendukung dalam pengembangan berbasis Docker. Langkah-langkah Membuat Docker Image...